1. Akuarium 80 L, bak 0,5 ton dan bak 10 ton,
disterilisasi dengan kaporit dan dicuci bersih dengan deterjen, lalu dibilas
dengan air tawar
2. Pemberian algae
jenis Nannochloropsis sp. sebanyak
50% dari volume wadah kultur, setiap kali pemberian algae harus disaring dengan filter
bag ukuran 5 µm
3. Pemberian inokulan Rotifer (starter awal Rotifer)
yaitu 200 ind/ml di dalam media kultur awal, dengan kepadatan Nannochloropsis
sp. (20-30) x 106 sel/ml
4. Inkubasi selama 4 hari, dengan diberi aerasi
dan hindarkan dari sinar matahari langsung dan hujan, Diharapkan kepadatan Rotifer setelah 4 hari menjadi 500 ind/ml. Jika sebelum 4 hari warna air sudah hijau
muda (mau blooming), dapat
ditambahkan algae sampai volume
penuh.
5. Penambahan algae harus dilakukan pada saat air sudah berwarna hijau muda atau
jangan sampai warna air menjadi bening.
6. Kultur intermediet di akuarium, Yeast atau ragi roti sebagai pakan
tambahan juga dapat diberikan pada awal kultur dan setiap 2 hari sekali
sebanyak 0,36 g yeast/10 L air media
8.
Observasi yaitu mengamati kualitas Rotifer (size,kontaminasi) dan kuantitas
Rotifer (kepadatan)
8. Pemanenan Rotifer
mengunakan saringan dengan mesh size 40 µm
9. Semua peralatan setelah dipakai dicuci bersih
dengan deterjen dan filter bag
direndam dengan kaporit
No comments:
Post a Comment